Suroboyo.id – Simak cara menabung di rumah dengan mudah, dan efektif agar uang berhasil terkumpul. Pasalnya, menabung bukan satu perkara yang mudah untuk dilakukan secara konsisten.

Tentunya gaya hidup yang konsumtif juga tidak berdampak baik terhadap kondisi finansial. Untuk itu, kita perlu menabung sebagai salah satu usaha mengurangi sifat-sifat tersebut dan juga mengendalikan alur keuangan.

Dalam artikel berikut ini telah kami rangkum beberapa cara yang dapat Anda lakukan agar bisa menabung dengan mudah dan efektif di rumah.

Baca juga: Cara Menabung dengan Cepat, Tepat dan Terbukti Berhasil

1. Mulai Menabung dengan Nominal Kecil

Cara menabung di rumah memang sewajarnya dengan menyetorkan nominal uang kecil. Meski lama-lama nilainya memang membesar, tapi jumlah uang dalam sekali ‘menabung’ tentu dalam angka yang kecil.

Karena itu, untuk membangun komitmen menabung, kamu bisa memulainya dengan nominal kecil seperti uang koin atau uang kertas pecahan Rp1.000 sampai Rp20.000.

Sebagai tempat penyimpanan uang, kamu bisa menyiapkan wadah dalam bentuk apapun untuk menyimpan uang recehan ini. Bagaimana membangun rutinitas menabung ini? Cukup mudah.

Misalnya, setiap kamu memiliki uang kembalian saat berbelanja atau membeli sesuatu dalam bentuk recehan atau uang koin, simpan di wadah ini.

Bila budaya menabung recehan ini sudah terbangun, maka niscaya kamu sekaligus memupuk sensitivitas dalam mengatur keuangan pribadi.

2. Simpan Tabungan di Tempat yang Aman

Pastikan wadah uangmu ini tersimpan di tempat yang aman. Kamu tentu cukup tahu di mana kira-kira lokasi yang aman untuk menyimpan barang berharga.

Ingat, meski isi tabunganmu uang receh, tetap saja itu uang yang memiliki nilai, bukan? Jadi, tetap perhatikan setiap peser uang yang kamu simpan.

3. Naikkan Nominal Jika Sudah Terbiasa

Awalnya kan recehan saja, tapi lama-lama kalau sudah terbiasa kamu bisa loh menaikkan nominal uang yang rutin kamu tabung.

Misalnya, biasanya kamu rutin menabung harian dengan uang nominal Rp2.000. Nah, kalau sudah terbentuk komitmen dan bisa rutin nabung, naikan nominal mulai dari Rp5.000, Rp10.000, atau Rp20.000.

Baca juga: Cara Menabung 10 Juta dalam 3 Bulan Secara Efektif: Analisa Penghasilan dan Bagi Presentase Pengeluaran

4. Setelah Terkumpul, Pindahkan ke Bank

Menabung di rumah sejatinya dilakukan sebagai jembatan sebelum uang tersebut ditabung lagi di bank atau digunakan untuk keperluan lain.

Tapi, kalau niatnya memang menabung, tentunya memindahkannya ke bank adalah pilihan bijak. Dengan menabung di bank, tentu uangmu lebih aman.

5. Buat Skala Prioritas dan Stick to the Budget

Bingung bagaimana cara menyisihkan uang untuk ditabung? Tandanya kamu perlu membuat skala prioritas keuangan kamu, nih. Skala prioritas merupakan pemilahan kebutuhan sesuai dengan tingkat kebutuhan yang sesungguhnya. Dengan membuat skala prioritas, kamu tidak akan kecolongan belanja barang padahal kamu seharusnya membayar cicilan atau tagihan.

Skala prioritas akan menyelamatkanmu dari pengeluaran yang sebenarnya tidak kamu perlukan, sekaligus membantumu untuk keluar dari pola hidup yang konsumtif. Agar kamu bisa melakukan cara menabung yang benar, ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan sebelum membuat skala prioritas, yaitu:

  • Tingkat kebutuhan
  • Sisihkan untuk tabungan
  • Perhatikan waktu pengeluaran
  • Cermati kesempatan, tempat, dan harga terbaik (misalnya, diskon)

Jangan merancang skala prioritas yang membuatmu stres, seimbangkan pendapatan dan pengeluaran kamu. Maka dari itu, setelah membuat skala prioritas hal yang harus kamu lakukan adalah stick to the budget. Tetap bertahan pada budget yang sudah dialokasikan memang sulit, namun ketika kamu hendak berbelanja barang-barang yang di luar budget, ingatkan dirimu bahwa kamu sedang menabung untuk tujuan tertentu.

Baca juga: Cara Menabung 1 Juta Dalam 1 Bulan, Simak Tipsnya

6. Cari Pendapatan Tambahan

Masih sulit menabung? Cobalah dengan mencari pendapatan tambahan. Cara ini cukup efektif bila kamu ingin mencapai target yang tinggi. Kamu bisa mencoba mendapatkan uang dari internet, misalnya menjadi freelancer penulis, fotografi, desain grafis, atau yang lainnya sesuai minat dan kemampuanmu.

Atau kamu juga bisa menjual barang-barang yang tidak kamu pakai masih layak digunakan, seperti menjual preloved di e-commerce atau media sosial. Kamu juga bisa melakukan investasi di pasar uang atau obligasi dengan penghasilan yang lumayan. Siapa tahu hal ini bisa jadi cara menabung 50 juta dalam setahun yang mungkin jadi target kamu misalnya.