Suroboyo.id – Mengenal istilah dari follow up untuk meningkatkan penjualan dalam sebuah bisnis. Lantas apa pengertian dari follow up, apa saja manfaatnya. Dalam artikel berikut akan dibahas tuntas mengenai follow up untuk marketing atau pemasaran.

Supaya sebuah perusahaan dapat bertahan dari persaingan yang kian keras dan ketat. Perusahaan tersebut perlu menerapkan sistem manajemen yang baik.

Salah satunya yaitu dengan menerapkan follow up yang merupakan aspek penting untuk kemajuan dan perkembangan sebuah bisnis.

Baca juga: 5 Trik Jago Clossing Paling Mudah dan Efektif Bagi Pebisnis Online, Auto Deal!

Meskipun follow up merupakan aspek yang sangat penting, ternyata masih banyak orang yang belum mengerti atau bahkan belum memahami aspek tersebut.

Pengertian Follow Up

Arti dari follow up sendiri berasal dari kata Bahasa Inggris yaitu tindak lanjut. Dalam sebuah bisnis, arti follow up adalah sebuah kegiatan yang dilakukan untuk menindaklanjuti aktivitas tertentu.

Follow up biasanya dilakukan sebagai langkah strategis yang diambil oleh perusahaan setelah melakukan pemasaran atau memperkenalkan produk kepada calon konsumen.

Melakukan marketing produk tidak berarti jika kita tidak menindaklanjuti hal tersebut kepada calon konsumen.

Tujuan dari follow up ini adalah untuk memancing respon calon konsumen dan juga mengingatkan calon konsumen akan produk yang sudah ditawarkan.

Dalam melakukan follow up, Anda dapat bertanya mengenai tanggapan calon konsumen mengenai produk dan penjelasan yang telah diberikan.

Manfaat dari tindakan Follow Up

1. Meningkatkan Penjualan

Fokus utama dari melakukan pemasaran, promosi dan follow up adalah untuk meningkatkan nilai penjualan produk sehingga dapat meningkatkan pemasukan bagi perusahaan bagi perusahaan Anda.

Selain konsumen yang sudah setia dengan produk Anda, juga dapat membuka peluang bisnis dari konsumen yang baru.

2. Mengingatkan Konsumen pada Produk

Karena follow up dilakukan setelah Anda sudah melakukan pemasaran dan promosi produk, follow up dapat dikatakan berfungsi sebagai pengingat pada calon customer dan konsumen lama Anda.

Pada saat calon customer dan customer lama Anda belum melakukan transaksi pembelian, mungkin saja mereka sedang melakukan pertimbangan antara membeli produk Anda atau tidak.

Dengan melakukan follow up, Anda dapat memberikan informasi yang lebih detai sehingga konsumen tidak akan ragu untuk membeli produk Anda.

Baca juga: Rekomendasi Bisnis Tanpa Modal Hanya Menggunakan HP Tanpa Ribet dan Bisa Dikerjakan Dimana Saja

3. Membina Hubungan dengan Customer

Hindari pola pikir bahwa Anda melakukan follow up untuk membujuk calon konsumen agar membeli produk yang Anda tawarkan, namun Anda harus memiliki pola pikir bahwa follow up berguna untuk membangun hubungan baik dengan calon konsumen.

Dengan hubungan yang baik ini, Anda akan memperoleh kepercayaan lebih dari calon konsumen dan akan lebih mudah. Ketika menawarkan produk tersebut atau produk baru lainnya kepada calon konsumen.

4. Menyampaikan Informasi Terbaru pada Customer

Dengan melakukan follow up, Anda dapat memastikan bahwa calon customer dan customer lama Anda mengetahui informasi terkini mengenai produk.

Saat calon customer diberikan informasi terkini terkait dengan produk Anda, diharapkan bahwa calon konsumen akan mulai tertarik dengan produk tersebut sehingga akan mencoba untuk melakukan transaksi pembelian.