Suroboyo.id – Ciri anak tidak bahagia yang wajib diketahui oleh para orang tua.

Keberhasilan orang tua dalam mendidik anak dalam ilmu parenting tentunya bisa dilihat dari perasaan bahagia anak pada saat bersama dengan orang tuanya.

Baca juga: 5 Ciri-Ciri Anak Cerdas yang Wajib Diketahui oleh Orang Tua: Adakah Tanda pada Anak Anda?

Bisa jadi hal tersebut dikarenakan pola asuh orang tua yang salah.

Ada perilaku buruk yang dilakukan oleh orang tua sehingga menyebabkan anak mereka tidak bahagia di masa kecilnya.

Untuk itu, pentingnya orang tua mengetahui apakah anak tersebut merasa bahagia atau justru sebaliknya. Karena untuk mengenali apakah anak bahagia dan tidak bahagia masih cukup sulit, sebab mereka cenderung menyembunyikan emosi dan insiden yang tidak menyenangkan.

Simak beberapa ciri anak tidak bahagia serta penjelasan lengkapnya berikut ini:

1. Anak Menarik Diri

Menarik diri dari lingkungan adalah salah satu tanda seorang anak tidak bahagia.

Jika orang tua melihat mereka tidak bermain dengan mainan favoritnya, melakukan hobinya, bermain dengan teman dan jika melihatnya sendirian, itu dapat menjadi tanda seorang anak sedang tidak bahagia.

2. Suasana Hati Sering Berubah

Jika anak tidak lagi tersenyum, tertawa atau mengungkapkan kegembiraan maka hal itu dapat menimbulkan kekhawatiran.

Karena biasanya anak sangat ekspresif dengan emosinya baik dengan isyarat verbal maupun non verbal, maka jika melihat anak tidak mengungkapkan kegembiraan lagi atau lebih sedikit dari sebelumnya, maka bisa jadi anak sedang tidak merasa bahagia.

3. Enggan Melakukan Aktivitas

Seorang anak yang tidak bahagia dapat menyebabkan mereka beristirahat dari semua aktivitas. Biasanya akan duduk diam tidak bersemangat dan lebih banyak mengurung diri.

Mereka akan mengurangi atau tidak mau terlibat sama sekali dalam aktivitas, bahkan untuk hobi yang dia senangi sebelumnya.

Baca juga: 5 Penyebab Gangguan Tantrum pada Anak Usia Balita: Belum Bisa Merasakan Emosi yang Dirasakannya

Untuk mengatasi hal tersebut orang tua dapat melakukan pendampingan atau seperti lebih sering menemani anak, menawarkan bantuan, mendengarkan apa saja yang diceritakan, serta memberikan kasih sayang yang lebih.

Selain itu juga dapat lebih sering mengucapkan kata-kata positif, serta mengalihkan perasaan tidak nyaman dengan aktivitas fisik atau imajinatif, namun jangan memaksakan apabila anak enggan.

Demikian ciri yang wajib Anda ketahui sebagai orang tua terhadap anak yang tidak bahagia saat bersama Anda.