Suroboyo.id – 5 makanan sehat detoksifikasi otak dan sarat agar semakin fokus.

Otak manusia menghasilkan daya sekitar 23 watt. Dan itu setara dengan kekuatan untuk menyalakan sebuah bola lampu.

Akan tetapi kekuatan  yang dihasilkan tersebut terjadi jika otak dalam keadaan normal dan sehat.

Baca juga: Meskipun Sehat, Terlalu Sering Minum Jus Jeruk Justru Berdampak Buruk Bagi Kesehatan

Untuk menjaga agar otak tetap dalam keadaan sehat, caranya cukup dengan menjaga istirahat serta dengan banyak mengonsumsi makanan untuk membersihkan otak dan saraf.

Baca juga:

Ada 5 makanan sehat yang dapat mendetoksifikasi otak dan saraf agar selalu fokus dalam berbagai hal.

Dikutip dariNorthwestern Medicine, 60 persen otak manusia terbuat dari lemak. Jadi, justru asam pada lemak mendukung kinerja otak.

Penelitian mengungkapkan bahwa otak manusia terdiri dari 86 miliar sistem saraf pusat atau biasa disebut dengan Neuron.

Dalam setiap neuron akan bergabung ke neuron lain sehingga membentuk 1 kuadriliun (1000 triliun) koneksi. Seiring waktu, peningkatan neuron ini akan berdampak pada kapasitas penyimpanan manusia semakin besar.

Sepotong jaringan otak yang berukuran sebutir pasir mengandung 100 ribu neuron dan 1 miliar sinapsis. Akan tetapi, kerusakan neuron atau saraf dapat berdampak pada masalah kesehatan yang fatal.

Oleh karena itu, sangat penting untuk menjaga kesehatan otak dengan menerapkan gaya hidup sehat dan mencukupi kebutuhan cairan tubuh.

Ada beberapa makanan yang dapat membantu memberikan nutrisi pada otak serta membantu untuk mendetoksifikasi otak dari kerusakan.

Berikut ini 5 makanan sehat untuk detoksifikasi otak dan saraf agar tetap fokus.

Baca juga: 5 Manfaat Meditasi untuk Kesehatan: Dapat Menigkatkan Fokus dan Konsentrasi Hingga Atasi Kecanduan

1. Coklat Hitam (Dark Chocolate)

Cokelat, Gelap, Kopi, Confiserie

Coklat hitam dan bubuk kakao mengandung limpahan senyawa booster, termasuk flavonid dan kafein. Flavonid adalah kelompok senyawa tumbuhan yang bersifat antioksidan.

Lebih dari 900 orng yang makan cokelat hitam memiliki mental dan kualitas memori yang lebih baik. Hal ini ditegaskan pada penilitian yang melibatkan 986 orang dengan rata-rata usia 23-98 tahun.

2. Kopi

Kopi, Penggiling Kopi, Kafe, Kopi Bubuk

Kafein yang terdapat pada kopi merupakan stimulan yang membuat manusia tetap terjaga dan waspada bila mengonsumsinya dalam kadar yang cukup. Sekaligus dapat merubah suasana hati menjadi lebih baik.

Namun pernahkan kamu mendengar bahwa kopi menyebabkan insomnia? Nyatanya kandungan kafein dan antioxidan yang terkandung dalam kopi bisa meningkatkan kesehatan otak.

Sejumlah jurnal pada 2017 menyimpulkan bahwa mengonsumsi 3-4 cangkir kopi murni (tanpa tambahan apapun) secara jangka panjang dapat menurunkan risiko parkinson dan alzheimer.

Baca juga: Agak Pahit, Inilah 5 Khasiat Daun Pepaya dalam Menjaga Kesehatan Tubuh

3. Sayur Brokoli

Nafsu Makan, Brokoli, Katak, Sepeda

 

Brokoli merupakan salah satu jenis syuran hijau yang memiliki tingkat antioxidan yang sangat tinggi.

Memakan 160 gram rebusan brokoli dapat memberikan lebih dari 100 persen asupan harian vitamin K. Vitamin yang larut dalam lemak ini sangat penting untuk membentuk jaringan sfingoplid.

Sfingoplid adalah sejenis lemak yang dikemas secara padat dalam sel-sel otak.

4. Kacang-Kacangan

Gila, Kenari, Makanan, Kulit Kacang

Selain baik untuk jantung dan hati, kacang-kacangan juga memiliki banyak khasiat untuk otak dan saraf. Karena dapat menurunkan resiko gangguan kognitif dan menajamkan ingatan pada wanita.

Beberapa nutrisi dalam kacang-kacangan seperti lemak baik, antioksidan dan vitamin E dapat menguntungkan kesehatan otak dan melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.

Baca juga: Solusi Ampuh Turunkan Berat Badan Tanpa Perlu Diet yang Menyiksa, Pejuang Diet Wajib Tahu

5. Lemak Ikan

Kapsul, Pil, Kesehatan, Obat-Obatan

Ketika orang bertanya tentang makanan yang baik untuk otak, minyak ikan adalah jawaban yang paling sering kita dengar.

Sebab kandungan utama dari lemak ikan adalah asam lemak omega 3 yang baik untuk jaringan otak.Omega 3 dapat membantu membangun sel otak dan saraf untuk menguatkan daya ingat dalam proses belajar dan menambah memori.

Selain itu, ia menghambat penurunan mental terkait usia dan sebagai penangkal penyakit alzheimer.

Jenis-jenis ikan dengan sumber asam lemak omega 3 mudah ditemukan di Indonesia adalah salmon, tuna, dan sarden.