Yakin Tidak Bersalah, Antony Berharap Tidak Dipecat oleh Manchester United

suroboyo.id – Winger Manchester United, Antony, akhirnya memberikan pernyataan mengenai spekulasi yang berkembang mengenai masa depannya.

Antony merasa yakin bahwa dia akan bisa membuktikan bahwa dia tidak bersalah dalam kasus yang sedang menimpanya.

Baru-baru ini, Antony terlibat dalam masalah hukum setelah mantan kekasihnya melaporkannya atas dugaan penganiayaan dan kekerasan. Kasus ini memiliki tingkat serius yang cukup tinggi, sehingga akibat dari pemeriksaan oleh pihak kepolisian, Antony harus dikeluarkan dari timnas Brasil.

Selain itu, beberapa pihak lain juga mulai mendesak Manchester United untuk mencoret Antony dari skuat mereka. Bahkan, ada yang meminta agar kontrak Antony dengan Setan Merah segera diakhiri.

Penting untuk dicatat bahwa rekan setim Antony, Mason Greenwood, juga mengalami kasus serupa di masa lalu dan sebagai akibatnya harus diasingkan sementara ke Getafe karena kasus kekerasan yang melibatkannya.

Dalam program SBT baru-baru ini, Antony menanggapi rumor bahwa ia bakal dipecat oleh Manchester United. Ia optimistis itu tidak akan terjadi karena ia tidak melakukan apa yang dituduhkan padanya.

“Itu [rumor pemutusan kontrak] sama sekali tidak terlintas di benak saya, karena saya tahu kebenaran akan menang,” ujar Antony.

“Saya tahu ada banyak pihak yang mencoba untuk menghancurkan saya, tapi saya yakin bahwa kebenaran akan menang.”

Antony juga menegaskan bahwa ia bukan tipikal pria yang suka melakukan kekerasan kepada wanita. Ia selalu menentang keras kekerasan pada wanita.

“Saya tidak pernah mendukung adanya kekerasan terhadap wanita. Saya rasa itu sangat salah, 100% salah,” sambung Antony.

“Saya memiliki ibu dan saudara perempuan, dan saya tidak pernah mau mereka menjadi korban kekerasan,” ia menandaskan.

Manchester United sendiri sejauh ini telah mengeluarkan pernyataan resmi terkait situasi Antony.

Baca Juga :   Pemkot Surabaya Beri Tiket Gratis Nonton Piala Dunia U-17 kepada Pelajar SD dan SMA

Mereka memastikan bahwa mereka akan menghormati seluruh proses hukum yang berlaku.