Penyebab Kenaikan Nilai Transfer Marselino Ferdinan di KMSK Deinze

suroboyo.id – Meningkatnya nilai transfer Marselino Ferdinan di KMSK Deinze sejalan dengan konsistensinya dalam bermain yang luar biasa. Pemain muda ini sebelumnya telah membela Persebaya dan telah menunjukkan bakatnya dengan gemilang.

Marselino Ferdinan bisa dianggap sebagai salah satu talenta muda paling berbakat yang dimiliki oleh Indonesia saat ini. Hal ini tak lepas dari prestasinya yang gemilang, menjadi andalan dalam skuad KMSK Deinze hanya dalam waktu singkat.

Pada usianya yang baru menginjak 18 tahun, Marselino telah bergabung dengan klub kasta kedua Liga Belgia. Keberhasilannya mendapatkan tempat di tim utama begitu cepat bahkan membuatnya harus absen dari timnas Indonesia di ajang Piala AFF U-23 2023 karena ia tidak diperkenankan untuk bergabung dengan timnas akibat kewajibannya di klub.

Pada tur pramusim beberapa waktu lalu Marselino Ferdinan bermain dalam lima pertandingan dari total enam pertandingan uji coba yang dijalani Deinze.

Bahkan pemain yang memulai kariernya di Persebaya junior itu mampu berkontribusi positif dengan mencetak 2 gol dan satu assist.

Dengan performa Lino yang terus meningkat kabarnya banyak pemandu bakat dari klub-klub Eropa yang mulai melirik potensinya. Mengetahui hal tersebut KMSK Deinze selaku pemilik tentu tak tinggal diam.

Meski tidak diketahui secara pasti nominal gaji Marselino di Deinze, yang pasti nilai transfer adik dari Oktafianus Fernando itu semakin meningkat.

Dilansir dari laman Transfermark harga pasar Marselino saat ini menyentuh angka 300.000 Euro atau setara dengan 5 milyar Rupiah. Padahal di awal kariernya bersama Persebaya nilainya hanya 75.000 Euro.

Bahkan KMSK Deinze kabarnya memasukkan klausul pelepasan dengan jumlah yang fantastis dikontrak Marselino. Bahkan angkanya dikabarkan mencapai 5 juta Euro.

Baca Juga :   Bonek Persebaya Tunjukkan Solidaritas: Salurkan Bantuan untuk Gaza Palestina melalui Bonek PLAB

Angka itu terbilang cukup tinggi untuk seorang pemain yang baru berusia 18 tahun dan berasal dari negara yang kurang tersohor di kancah sepak bola internasional.

Meski nilai transfer Marselino sudah meningkat drastis ternyata hal tersebut tak menyurutkan niat beberapa klub besar untuk merekrut Lino. Para pemandu bakat dari Eropa dikabarkan terus berdatangan untuk melihat permainan Marselino.

Kabar yang beredar mengatakan kalau musim ini akan menjadi musim terakhir Marsel di KMSK Deinze karena pada musim depan ia akan jadi rebutan klub-klub besar Eropa khususnya klub dari liga teratas Belanda dan Belgia.

Namun tidak sedikit warganet yang menyarankan agar Lino tak buru-buru pindah klub besar karena tergiur nilai kontrak. Pasalnya untuk pemain seusianya, mendapat menit bermain reguler lebih penting ketimbang uang besar.

Belum tentu jika Marselino pindah ke klub besar, ia bisa bersaing dengan pemain-pemain yang sudah ada. Lebih baik ia buktikan terlebih dahulu kualitasnya di Liga 2 Belgia hingga menorehkan prestasi yang benar-benar mencolok, seperti menjadi top skor.

Selain soal permainan di lapangan, Lino juga merupakan pemain yang mudah beradaptasi. Ia tak canggung-canggung menjelma dirigen suporter Deinze di awal kedatangannya ke Dakota Arena.