Suroboyo.id – Menindaklanjuti edaran terkait Swab Case Finding (test swab acak) yang digelar di lingkungan kantor Pemerintah Kota Surabaya dengan sasaran 10 persen ASN mendapat hasil nihil.

Kegiatan yang bertujuan untuk melakukan antisipasi angka lonjakan Covid-19 ini mulai digelar pada selasa 24 November hingga senin kemarin.

Febriadhitya Prajatara selaku Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya menyebut pelaksanaan test tersebut diikuti oleh 580 ASN dari 25 bagian dan ODP.

Baca Juga: Temui Perwakilan Serikat Pekerja, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Tampung Aspirasi SPSI

“Kami sudah melaksanakan tes swab terhadap 580 ASN Kota Surabaya, ada 25 bagian dan OPD sudah dilaksanakan swab. Alhamdulilah hasilnya negatif semua,” ujar Febri seperti dilansir dari laman Surabaya.go.id

Febri juga menambahkan bahwa pihaknya terus berupaya melakukan pencegahan dan menekan penyebaran covid-19 khususnya di Surabaya.

Lebih lanjut, pihaknya juga akan melakukan tes swab serupa dengan mengambil sampel 10 persen pegawai di lingkup BUMD dan BUMN.

Untuk Swab Case Finding di BUMD akan dilaksanakan pada 2 Desember 2021, sedangkan untuk pegawai BUMN akan dilaksanakan pada 3 Desember 2021 mendatang.

“Terkait pencarian kasus baru di perkantoran, ini masih kami lanjutkan agar bisa tes swab semua, agar bisa mencapai target pada 6 Desember,” imbuhnya.

Selain itu, Febri menerangkan, langkah ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi, terkait kasus aktif yang tidak terlaporkan. Karena, kasus aktif yang tidak termonitor, bisa menyebabkan penularan Covid-19 kepada warga yang belum divaksin atau memiliki komorbid.

Baca Juga: Gelar Kunjungan Ke Balai Kota, DPR RI Apresiasi Rencana PTM 100 Persen Surabaya

“Ini yang tidak kita harapkan, upaya ini yang kita lakukan untuk bisa melihat dan mengamankan warga Kota Surabaya,” terang dia.

Febri menjelaskan, bahwa pada pelaksanaan tes swab tersebut, berdasarkan SE tentang Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19 Melalui Penemuan Aktif Kasus dan telah ditandatangani langsung oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.

Oleh karena itu, Febri berharap masyarakat tidak abai terhadap penerapan protokol kesehatan. Sebab, berdasarkan laman lawancovid-19.surabaya.go.id per Senin (29/11/2021) terdapat 9 pasien Covid-19 yang sedang dirawat dan dalam proses penyembuhan.

“Setiap hari kalau kita lihat dari data terkonfirmasi antara 6-7 kasus positif. Hal ini juga kita imbangi dengan capaian vaksin. Untuk dosis satu sebesar 117 persen dan vaksin dosis dua mencapai 97 persen,” pungkasnya.