Berita  

Puluhan Ribu Warga Surabaya Bersatu di Aksi Solidaritas Bela Palestina

suroboyo.id – Minggu (12/11), Jalan Gubernur Suryo depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, disaksikan oleh puluhan ribu warga yang berkumpul untuk menyelenggarakan Aksi Bela Palestina. Mereka mengecam agresi Israel di Tanah Gaza.

Berdasarkan pantauan dari sumber terpercaya, pagi hari sudah terlihat puluhan ribu masyarakat memadati sepanjang Jalan Gubernur Suryo. Mereka secara seragam mengenakan pakaian berwarna putih dan memakai atribut dukungan untuk Palestina.

Warga membawa bendera, poster, dan spanduk yang berisi dukungan terhadap kemerdekaan Palestina. Di samping itu, terdengar teriakan kecaman dan umpatan khas Surabaya untuk Israel.

“Free free Palestine! Israel j*nc*k!” pekik mereka.

Dino Imansyah, Koordinator Lapangan (Korlap) Aksi, menyatakan bahwa partisipasi dalam aksi ini melibatkan puluhan ribu orang dari berbagai lapisan masyarakat, termasuk organisasi masyarakat dan keagamaan, pelajar, mahasiswa, buruh, dan bahkan suporter Persebaya ‘Bonek’. Semua bersatu di bawah bendera Aliansi Rakyat Surabaya Bela Palestina.

Mereka berharap, aksi ini bisa memberikan dukungan moril bagi rakyat Palestina. Serta membuat dunia tahu hingga mendesak Israel menghentikan serangan militernya di Gaza.

“Karena yang terjadi bukan sekadar peperangan biasa, tapi ada ketidakadilan di sana. Yang disasar bukan para tentara, tetapi rumah sakit, anak-anak, hingga tempat pengungsian,” kata Dino.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar juga turut berbaur bersama puluhan ribu masyarakat dalam aksi itu. Ia mengajak massa melantunkan Selawat Asyghil bersama-sama.

Khofifah juga menyuarakan betapa pentingnya kemerdekaan bagi Palestina. Menurutnya doa maupun donasi bantuan, harus terus digaungkan masyarakat Indonesia khususnya Jatim.

Khofifah menegaskan aksi seruan masyarakat Surabaya dan Jawa Timur ini juga bersamaan dengan aksi negara-negara lain di seluruh dunia. Tujuannya sama-sama menolak agresi militer yang dilakukan oleh Israel.

“Bahwa mereka semua hari ini bergerak untuk menolak agresi Israel ke Palestina. Dan aksi kita hari ini sebagai bentuk dukungan ke Palestina. Baik secara institusional Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Jatim, maupun seluruh masyarakat Jatim,” tegasnya.