Berita  

Kontroversi Bupati Kutai Barat: Ajudan Aniaya Sopir Truk, Kekayaan FX Yapan Bertebaran di Tanah

suroboyo.id – Baru-baru ini, Bupati Kutai Barat (Kubar), Kalimantan Timur, FX Yapan, menjadi sorotan setelah ajudannya terlibat dalam insiden penganiayaan sopir truk di Jembatan Kinong, Kubar pada Rabu (20/12).

Sebagai pejabat publik, FX Yapan wajib melaporkan harta kekayaannya ke LHKPN. Data terkini dari eLHKPN pada Jumat (22/12/2023) mengungkapkan bahwa FX Yapan memiliki total harta kekayaan senilai Rp 4.859.499.373, yang sebagian besar berupa aset properti.

Kekayaan politisi PDIP ini didominasi oleh kepemilikan tanah dan bangunan yang tersebar di sejumlah wilayah, mulai dari Kutai Barat hingga Samarinda. Total nilai tanah dan bangunan yang dimilikinya mencapai Rp 4.769.500.000.

Berikut Rincian Detailnya :

1. Tanah Seluas 18.372 m2 di KAB / KOTA KUTAI KARTANEGARA, HASIL SENDIRI Rp 365.000.000
2. Tanah Seluas 405 m2 di KAB / KOTA KOTA SAMARINDA, HASIL SENDIRI Rp 265.000.000
3. Tanah Seluas 10.233,5 m2 di KAB / KOTA KUTAI KARTANEGARA, HASIL SENDIRI Rp 135.000.000
4. Tanah Seluas 4.260,75 m2 di KAB / KOTA KUTAI KARTANEGARA, HASIL SENDIRI Rp 90.000.000
5. Tanah Seluas 9.386,03 m2 di KAB / KOTA KUTAI KARTANEGARA, HASIL SENDIRI Rp 135.000.000
6. Tanah Seluas 75.000 m2 di KAB / KOTA KUTAI BARAT, WARISAN Rp 175.000.000
7. Tanah dan Bangunan Seluas 300 m2/125 m2 di KAB / KOTA KUTAI BARAT, HASIL SENDIRI Rp 20.000.000
8. Tanah Seluas 312 m2 di KAB / KOTA KOTA SAMARINDA , HASIL SENDIRI Rp 265.000.000
9. Tanah Seluas 1.200 m2 di KAB / KOTA KOTA SAMARINDA , HASIL SENDIRI Rp 265.000.000
10. Tanah Seluas 630 m2 di KAB / KOTA KUTAI KARTANEGARA, HASIL SENDIRI Rp 185.000.000
11. Tanah dan Bangunan Seluas 200 m2/36 m2 di KAB / KOTA KOTA SAMARINDA, HASIL SENDIRI Rp 565.000.000
12. Tanah dan Bangunan Seluas 200 m2/36 m2 di KAB / KOTA KOTA SAMARINDA, HIBAH TANPA AKTA Rp 565.000.000
13. Tanah dan Bangunan Seluas 40 m2/40 m2 di KAB / KOTA KUTAI BARAT, HASIL SENDIRI Rp 185.000.000
14. Tanah Seluas 1.576 m2 di KAB / KOTA KUTAI BARAT, HASIL SENDIRI Rp 150.000.000
15. Tanah Seluas 1.561 m2 di KAB / KOTA KUTAI BARAT, HASIL SENDIRI Rp 150.000.000
16. Tanah Seluas 2.302 m2 di KAB / KOTA KUTAI BARAT, HASIL SENDIRI Rp 200.000.000
17. Tanah Seluas 2.300 m2 di KAB / KOTA KUTAI BARAT, HASIL SENDIRI Rp 200.000.000
18. Tanah Seluas 2.258 m2 di KAB / KOTA KUTAI BARAT, HASIL SENDIRI Rp 200.000.000
19. Tanah Seluas 2.404 m2 di KAB / KOTA KUTAI BARAT, HASIL SENDIRI Rp 200.000.000
20. Tanah Seluas 32.239 m2 di KAB / KOTA KUTAI BARAT, HASIL SENDIRI Rp 400.000.000
21. Tanah Seluas 744 m2 di KAB / KOTA KUTAI BARAT, HASIL SENDIRI Rp 10.000.000
22. Tanah Seluas 2.590 m2 di KAB / KOTA KUTAI BARAT, HASIL SENDIRI Rp 7.500.000
23. Tanah Seluas 915 m2 di KAB / KOTA KUTAI BARAT, HASIL SENDIRI Rp 7.000.000
24. Tanah Seluas 5.108 m2 di KAB / KOTA KUTAI BARAT, HASIL SENDIRI Rp 15.000.000
25. Tanah Seluas 5.360 m2 di KAB / KOTA KUTAI BARAT, HASIL SENDIRI Rp 15.000.000

Baca Juga :   Kapolri Melakukan Mutasi 6 Kapolda dan Dankorbrimob, Berikut Daftar Perubahan Jabatan

Selain itu, diketahui FX Yapan memiliki 2 kendaraan bermotor dengan total nilai Rp 2.500.000. Ini rinciannya:

1. MOTOR, HONDA SEPEDA MOTOR Tahun 2005, HASIL SENDIRI Rp 1.000.000
2. MOTOR, HONDA SEPEDA MOTOR Tahun 2010, HASIL SENDIRI Rp 1.500.000

Selain itu, FX Yapan juga memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp 29.400.000 dan kas dan setara kas Rp 58.099.373. Dirinya tercatat tak memiliki utang.

Sebelumnya diberitakan, Bupati Kubar F.X. Yapan tak menampik adanya insiden penganiayaan sopir truk oleh oknum ajudannya. Dia mengatakan penganiayaan terjadi di daerah Jembatan Kinong, Kampung Jenang Danum, Kubar pada Rabu (20/12).

“Saya arah mau ke Kutai Barat dari Tanjung Isuy,” ujar Yapan kepada wartawan di Kubar, Rabu (20/12/2023) malam, dikutip dari detikNews, Jumat (22/12/2023).

Dia berdalih penganiayaan terjadi lantaran korban tidak mau memberikan jalan saat kendaraannya hendak menyalip. Dia mengklaim pihaknya hampir kecelakaan dibuatnya.

“Kami hampir kecelakaan. Kami minta dari jauh jalan, terus keluar tangan minta jalan enggak mau beri jalan. Malah dia kasih kita terompet keras, hampir kami kecelakaan,” terangnya.

Saat pemukulan, kata Yapan, dirinya sempat melerai. Namun ajudannya telanjur melakukan aksi pemukulan.

“Saya di situ ngelerai. Saat itu ajudan emosi mobil kami hampir kejepit,” katanya.