Kisah Sukses Juan Mata: Raih Dua Gelar Juara Liga dalam Waktu Kurang dari 2 Tahun setelah Tinggalkan MU

suroboyo.id – Setelah sembilan musim bersama Manchester United, Juan Mata yang selama itu tidak berhasil meraih gelar juara Premier League, mengalami nasib baik setelah meninggalkan klub.

Dalam kurun waktu kurang dari dua tahun setelah kepindahannya, Juan Mata berhasil mempersembahkan dua gelar juara liga.

Juan Mata bergabung dengan Manchester United pada bursa transfer Januari 2014 dengan biaya sekitar €44,7 juta, datang dari Chelsea. Selama dua setengah tahun di Chelsea, Mata tidak berhasil meraih gelar Premier League.

Pemain asal Spanyol ini juga tidak berhasil memenangkan gelar liga ketika membela Valencia sebelumnya, di mana ia bermain selama empat musim.

Meskipun Juan Mata gagal meraih gelar juara liga di Spanyol dan Inggris, nasibnya berubah setelah meninggalkan Manchester United. Dalam pengalaman karirnya yang ketiga dan keempat, Juan Mata meraih sukses dengan memenangkan dua gelar juara liga.

Kontrak Juan Mata dengan Manchester United berakhir pada Juni 2022. Saat itu, sempat ada upaya dari Erik ten Hag untuk menyodorkan kontrak baru. Dia butuh pemain senior seperti Mata.

Namun, pemain asal Spanyol itu memilih jalan lain. Juan Mata meninggalkan Old Trafford dan pindah ke Galatasaray pada September 2022.

Nah, belum dua tahun pindah dari United, Juan Mata mampu mendapat dua gelar juara liga. Gelar pertama didapat ketika bermain untuk Galatasaray. Mata meraih gelar juara Super Liga Turki.

Paling baru, Juan Mata meraih gelar J1 League 2023 bersama Vissel Kobe. Juan Mata bergabung dengan Vissel Kobe pada September 2023 lalu.

Juan Mata sudah tidak berada pada level terbaiknya pada dua musim terakhir bersama Manchester United. Dia lebih sering duduk di bangku cadangan. Hal yang sama juga terjadi ketika dia membela Galatasaray.

Baca Juga :   Menyambut Asian Games 2023, Kontingen Indonesia Memperkenalkan Seragam Tanding Baru pada Hari Olahraga Nasional (Haornas)

Namun, Juan Mata memberi kontribusi yang cukup besar untuk Galatasaray. Dia mencetak tiga gol dan satu assist dari 16 laga di Liga Super Turki. Juan Mata tak pernah bermain penuh pada 16 laga itu.

Sementara, di Vissel Kobe, kontribusi Juan Mata tidak begitu menonjol. Dia hanya memainkan satu laga, selama 10 menit, dalam separuh musimnya bersama Vissel Kobe.