Suroboyo.id – Berikut minuman herbal yang dapat membantu meredakan batuk pilek pada anak-anak tanpa obat-obatan kimia.

Pasalnya, saat ini ada sejumlah obat sirup yang ditarik dari peredaran akibat terjadinya kasus gagal ginjal misterius dan membuat para orang tua menjadi bingung apabila anak mereka mengalami sakit, terutama demam, batuk, pilek.

Menanggapi masalah tersebut, Ketua Umum Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia (PDPOTJ), dr. Inggrid Tania,M.Si mengatakan bahwa orang tua dapat melakukan berbagai perawatan untuk membantu meredakan sakit anak tanpa obat.

Baca juga: Dikenal Sebagai Tanaman Herbal, Simak 6 Manfaat Serai Serta Cara Pengolahannya

Adapun jenis herbal yang dapat digunakan untuk meredakan batuk pilek pada anak adalah sebagai berikut:

1. Air Garam

Konon, garam menyerap cairan berlebih dari jaringan tenggorokan yang bengkak, sehingga banyak dipakai untuk mengatasi sakit tenggorokan.

Air garam juga mengurangi dahak sehingga bisa mengurangi batuk.

Air garam cukup sering digunakan sebagai obat batuk alami untuk anak di Indonesia.

Aduk rata satu sendok teh garam dengan satu gelas air hangat, lalu minta anak berkumur di bagian belakang tenggorokan selama beberapa saat sebelum membuangnya.

Sebaiknya air garam tidak diberikan pada anak yang belum bisa berkumur, karena menurut studi yang diterbitkan di Medical News Today, menelannya justru akan berbahaya.

2. Daun Saga

Daun saga banyak dipercaya sebagai obat batuk alami untuk anak.

Ekspektoran ini dapat membantu mengeluarkan dahak dan melegakan tenggorokan.

Caranya, ambil satu genggam daun saga, cuci bersih, lalu rendam dalam air panas.

Setelah airnya menghangat, peras daunnya hingga mengeluarkan cairan hijau pekat. Minumlah sehari sekali sampai batuk reda.

3. Jahe

Mungkin Anda telah menggunakan ramuan herbal satu ini untuk mengobati batuk pada anak.

Jahe adalah obat batuk alami untuk anak yang terbukti ampuh meredakan batuk dan melegakan pernapasan.

Senyawa anti inflamasi dalam jahe bisa merilekskan membran di saluran pernapasan, sehingga mengurangi batuk kering atau batuk asma.

Anda bisa merendam 20-40 gram irisan jahe ke dalam segelas air panas dan membiarkannya selama beberapa menit sebelum diminum.

Biasanya ini disebut juga sebagai air rebusan jahe.

4. Kunyit

Kunyit mengandung curcumin, senyawa yang memiliki sifat anti inflamasi, antivirus, dan antibakteri. Kunyit sebagai obat batuk alami untuk anak untuk meredakan gejala batuk kering.

Anda bisa membuatnya menjadi golden milk alias susu kunyit yang sedang tren.

Bisa juga dibuat menjadi minuman yang dicampur madu, garam, atau lada hitam untuk memperkaya khasiatnya.

Baca juga: 5 Manfaat Daun Binahong untuk Kesehatan, Selain Mempercepat Penyembuhan Luka Juga Dapat Meningkatkan Fungsi Ginjal

5. Madu

Melansir JAMA Pediatrics, madu lebih ampuh meredakan batuk dibanding obat batuk umumnya.

Campurkan dua sendok teh madu dengan air hangat dan minum 1-2 kali sehari untuk mengencerkan dahak dan mengatasi batuk.

Untuk menambah variasi, madu juga bisa dicampurkan dengan ramuan obat batuk alami lainnya agar rasanya lebih enak dan menambah khasiatnya.

Madu hanya boleh diberikan untuk anak di atas satu tahun, ya, Moms.

Hal ini karena dapat menyebabkan botulisme pada bayi.

Menurut Centers for Disease Control and Preventions, botulisme adalah kondisi serius di mana seorang anak mengalami kejang, otot kaku akibat bakteri pada senyawa tertentu.

Untuk anak usia enam bulan sampai satu tahun, ramuan obat batuk alami untuk anak, kecuali madu, bisa diberikan dalam dosis 1-3 sendok teh (5-15 ml) sebanyak 4 kali sehari sampai batuk sembuh.