Pencurian dengan Modus Pecah Kaca Mobil Marak di Surabaya, Belasan Barang Elektronik Raib

suroboyo.id – Aksi pencurian dengan modus memecah kaca mobil semakin marak terjadi di Surabaya, dengan delapan Tempat Kejadian (TKP) dilaporkan kepada Polrestabes Surabaya dalam dua bulan terakhir.

Pencurian ini juga melibatkan mobil aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kota Surabaya, yang terparkir di kawasan Balai Kota Surabaya pada Sabtu (25/11/2023).

Iptu Bobby Wirawan Elsan, Kanit Jatanras Polrestabes Surabaya, menyatakan bahwa pihaknya sedang intensif melakukan penyelidikan untuk menangkap terduga pelaku.

Aksi pencurian ini telah menimbulkan kekhawatiran dan ketidaknyamanan di tengah masyarakat. “Masih upaya lidik. TKP lumayan banyak,” ungkapnya kepada suroboyo.id pada Minggu (3/12/2023).

Rincian TKP yang dihimpun Satreskrim Polrestabes Surabaya mencakup kejadian pada Rabu (4/10/2023) sekitar pukul 20.30 WIB di Taman Cokroaminoto, Kecamatan Tegalsari. Pada kejadian tersebut, korban melaporkan kehilangan laptop yang disimpan dalam mobilnya.

Kemudian yang kedua di samping sebuah restoran Jalan Jaksa Agung Suprapto, Kecamatan Genteng, Kamis (26/10/2023) pukul 21.00 WIB. Korban kehilangan enam buku tabungan, satu kartu Asabri, lima buah flashdisk, tiga buah kunci rumah, dengan kerugian sekitar Rp2 juta.

Selanjutnya, di hari yang sama juga terjadi di depan Pudding Sekisah Jalan Raya Dharmahusada Indah 69A, namun hanya berbeda waktu kejadian. Yakni pukul 21.30 WIB. Kaca mobil Toyota Raize milik korban dipecah, sehingga dua laptop dan satu ipad raib digondol pelaku.

Keempat terjadi di samping Warung Nanda, Jalan Klampis Ngasem, Sukolilo, pada Selasa (31/10/2023) sekitar pukul 20.16 WIB. Kerugiannya kehilangan sebuah lapto.

Kelima pada Minggu (19/11/2023) sekitar pukul 01.23 WIB, kejadian tersebut kembali terulang. Kali ini pelaku menyasar Serlok Kopi di Jalan Kertajaya 67.

Korban yang saat itu meletakkan tas ransel berisi dompet beserta kartu identitas, uang tunai Rp400 ribu dan kartu ATM serta sertifikat hak milik (SHM) di dalam mobil dikagetkan dengan kondisi kaca yang sudah pecah dan tas ranselnya raib.

Kejadian keenam terjadi di depan Salon Jonathan, Jalan Dharmahusada Indah 101 pada Selasa, (21/11/2023) sekitar pukul 21.30 WIB. Korban kehilangan laptop dan hp.

Keesokan harinya, kejadian ketujuh pada Rabu (22/11/2023) sekitar pukul 19.30 WIB. Pelaku kejahatan jalanan tersebut beraksi di parkiran Rumah Makan Sop Klaten di Jalan Bratang Binangun 22, Kecamatan Gubeng. Korban kehilangan dua laptop yang disimpan sementara dalam mobil.

Kejadian kedelapan terjadi di depan rumah dekat Pemkot Surabaya di Jalan Jaksa Agung Suprapto 11 pada Senin, 25 November 2023 pukuk 21.00 WIB. Kaca mobil Ertiga pecah, dalam mobil berisi dompet berisi STNK, ATM, KTP, SIM,” paparnya.

AKBP Hendro Sukmono Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya menegaskan, pihaknya berkomitmen untuk segera menangkap pelaku sebab aksi kejahatan ini meresahkan masyarakat.

Hendro juga mengimbau kepada masyarakat supaya tidak meninggalkan barang berharga di dalam mobil. “Jangan meninggalkan tas atau barang berharga di dalam mobil. Terlebih, jika itu terlihat dari luar,” katanya.

Selain itu, masyarakat juga diharapkan memarkirkan kendaraannya di tempat yang terjangkau dengan kamera closed circuit television (CCTV).

Hal ini harap dilakukan, bila warga jadi korban tindak kriminal, rekaman CCTV itu dapat memudahkan Polisi untuk melakukan identifikasi.

“Parkir di tempat aman, dan usahakan terpantau dengan CCTV. Pasang alarm juga untuk keamanan ganda,” pungkas Hendro.