Inovatif dan Edukatif: 2.064 Knalpot Brong Sitaan di Surabaya akan Dijadikan Monumen

suroboyo.id – Polisi Surabaya berhasil menyita sebanyak 2.064 knalpot brong dari para pemotor nakal selama hampir satu bulan operasi penindakan. Keseluruhan knalpot ini akan dijadikan sebagai bahan pembuatan monumen patung knalpot brong.

Kasat Lantas Polrestabes Surabaya, AKBP Arif Fazlurrahman, menjelaskan bahwa selama hampir satu bulan penindakan, knalpot-knalpot tersebut berhasil diamankan dalam razia dan operasi di berbagai ruas jalan Kota Pahlawan.

Arif menegaskan bahwa langkah ini merupakan upaya konkret dan tindakan nyata untuk mengatasi kekhawatiran warga terhadap polusi suara yang dihasilkan oleh pemotor nakal. Selain itu, langkah ini juga bertujuan untuk mencegah konvoi dan balap liar yang sering terjadi di Surabaya.

“Kami berencana membuat satu monumen dari knalpot brong ini. Mudah-mudahan pada awal tahun depan proyek ini bisa selesai dan akan diresmikan oleh Wali Kota Surabaya sehingga dapat dinikmati oleh masyarakat,” ujar Arif pada hari Minggu (31/12/2023).

Arif menjelaskan razia bakal digencarkan pada malam pergantian tahun. Pihaknya juga melakukan penyekatan dan rekayasa lalin di batas serta jalur protokol di Surabaya untuk mencegah terjadinya tawuran, balap liar, hingga konvoi di jalanan.

“Selain pelanggaran lalin karena menggunakan spesifikasi yang tidak sesuai, ada pelanggaran ambang batas polusi suara, bahkan meresahkan masyarakat,” ujarnya.Ia mengatakan tilang dan penyitaan knalpot untuk menyelamatkan pemuda dari amukan warga yang geram. Menurutnya, ia sempat mendapat laporan tentang adanya seorang pemuda yang dipersekusi lantaran warga tersinggung dan terganggu dengan suara knalpot brong.

“Banyak warga yang tidak nyaman dengan suara knalpot bising, tentunya semuanya merasa sangat terganggu. Tapi, ini akan terus dilakukan dan tidak berhenti, ini hanya momentum deklarasi, dan kami bersama warga Surabaya setuju menghilangkan knalpot brong,” tuturnya.

Polisi dengan dua melati di pundak itu mengimbau masyarakat yang tahu tentang pemotor maupun penjual knalpot brong untuk ikut berperan serta menegur. Supaya persekusi dan polusi suara dapat dicegah.

“Takutnya nanti akan dipersekusi orang lain karena tidak nyaman dan merasa terganggu, kami akan memusnahkan sebagian knalpot brong di Surabaya,” katanya.

Ketika disinggung siapa seniman yang akan digandeng untuk pembuatan, spesifikasi, hingga peletakan patung atau monumen, Arif enggan menjawab. Menurutnya, akan disampaikan pada awal tahun 2024.

“Ya kurang lebih tingginya 5 meter, tapi kalau bahannya banyak bisa sekitar 10 meter, yang pasti seniman lokal dari Jatim. Untuk tempat masih didiskusikan, entah di taman atau ruas jalan sebagai ikon ketegasan untuk penindakan knalpot brong,” tutupnya.