in ,

Gus Mahfud Terpilih Sebagai Ketua DPC PPP Ngawi Saat Berziarah Ke Sultan Muhammad Al Fatih Turki

ppp ngawi
H Mahfud Rohani saat ziarah ke makam Sultan Muhammad Al Fatih, Turki.

NGAWI, Suroboyo.id — Langkah Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Ngawi untuk menggapai target sepuluh kursi pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 one track (satu jalan) kemenangan. Pasalnya, setelah menerima SK, PPP Ngawi langsung tancap gas.

H Mahfud Rohani, salah satu putra mantan Ketua PCNU ini mendapatkan mandat sebagai Ketua DPC PPP periode 2022-2026, berduet dengan Samsul Wathoni, S. HI, M.SI sebagai Sekretaris DPC yang merupakan mantan Ketua KPU Kabupaten Ngawi.

Beliau berdua merupakan sosok yang ulet dan dinamisator dalam dinamika politik kekinian. Sehingga, DPC PPP periode 2022-2026 ini diharapkan mampu memberikan kemenangan dan menunjang suara pemilu 2024 nanti. Dengan target 10 kursi legislatif.

Alhamdulillah, kami diberikan mandat untuk memimpin DPC PPP Ngawi periode 2022-2026. Informasi turunnya SK ini saya terima diwaktu ziarah ke makam Sultan Muhammad Al Fatih, Turki. Ini mengisyaratkan sesuatu,” kata Gus Mahfud panggilan akrabnya, Senin (14/03/2022).

Mantan anggota DPRD Ngawi termuda periode 2009-2014 ini mengaku siap mengemban amanah sebagai Ketua DPC PPP, dan akan memenangkan PPP di Kabupaten Ngawi dengan perolehan kursi legislatif yang signifikan.

Insyaallah, kami siap lahir dan bathin membawa kemenangan PPP dengan maslahat dan politik beretika. Sesuai petunjuk dari Gus Bahaudin diwaktu Harlah PPP,” tutur cucu menantu KH Wahab Chasbullah, penggerak dan pendiri Nahdlatul Ulama.

Pria penghobi balap mobil ini berharap langkah awal yang baik ini menjadikan hasil yang baik pula. Dirinya juga memohon doa dari semua pihak agar PPP di 2024 menjadi partai dengan perolehan kursi yang signifikan, khususnya di Kabupaten Ngawi.

Sementara, Samsul Wathoni menambahkan, setelah SK diterima nanti, pihaknya akan langsung melakukan gerakan untuk menggapai kemenangan PPP di Kabupaten Ngawi. Semua Banom (badan otonom) akan digerakkan sebagai motor penggerak. Selain menghidupkan ranting-ranting dan seluruh pengurus pimpinan anak cabang.

Kami akan melaksanakan restrukturisasi mulai pengurus PAC hingga ranting, karena memang sudah waktunya. Juga mengerakkan banom baik AMK, GPK, GMPI, dan WPP. Menggerakkan segmen kaum milenial dan perempuan sebagai basis kekuatan baru,” bebernya.

Tak hanya itu, pihaknya juga melakukan pemantapan dan ideologisasi pengurus PPP disemua tingkatan agar menjadi kader militan. Dan melaksanakan safari silaturahim ke semua tokoh masyarakat baik kalangan pesantren, kyai, unsur pemerintahan dan tokoh masyarakat dan pemuda.

Membuka ruang komunikasi dengan seluruh elemen masyarakat untuk menampung dan bisa memperjuangkan kepentingan masyarakat,” katanya.(pras)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.