Suroboyo.id – Hari ini Jumat 13 Mei 2022, Wali Kota Surabay eri Cahyadi kembali menggelar Salat Jumat Safari dengan membagikan bantuan bagi warga Surabaya.

Dalam kegiatan kali ini, Wali Kota Eri melakukan salat Jumat di Masjid Baitussalam Jalan Ketintang Madya No. 94, Kecamatan Gayungan.

Sebelumnya, kegiatan serupa juga sempat dilakukan eri dengan menggandeng Baznaz Surabaya dalam Safari Ramadhan 1443 Hijriah.

Baca Juga: Peringati HUT PKK, Wali Kota Eri Berharap Terus Bersinergi Wujudkan Surabaya Sejahtera

Dalam kesempatan kali ini, Wali Kota juga sempat menyapa beberapa warga yang menerima bantuan berupa Kursi Roda dan sembako.

“Yang sabar nggih bu (sabar ya bu) panjenengan orang kuat, harus telaten merawat anak seperti adik ini,” sapa Wali Kota Eri Cahyadi.

Wali kota yang akrab disapa Mas Eri itu mengatakan, selama masih ada warga yang mengalami gizi buruk, kesulitan ekonomi, pengangguran bahkan ada yang rumahnya tidak layak huni (rutilahu) untuk segera melaporkan hal itu ke lurah atau camat. Mas Eri juga minta kepada warga untuk tak segan menghubungi lurah dan camat melalui saluran telepon dengan nomor yang tertera di balai RW.

“Kulo nyuwun tulung, lek wonten tiang sing kesulitan dilaporkan (saya minta tolong, kalau ada orang yang kesulitan dilaporkan), tolong ditelepon saja camat dan lurahnya,” katanya.

Baca Juga: Dalam Rangka Peringati Hari Air Sedunia, Pemkot Surabaya Lakukan Penanaman dan Tebar Benih Ikan

Mas Eri juga mengimbau kepada seluruh pegawai di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terutama yang ada di lingkup kecamatan dan kelurahan untuk peduli dengan warga yang kesusahan.

“Karena saya sudah sampaikan kepada seluruh pejabat di lingkungan Pemkot Surabaya, contoh kita hanya empat khalifah, ada Abu Bakar Assidiq, Umar bin Khattab, Usman bin Affan dan Ali bin Abi Thalib. Contoh seperti Umar bin Khattab yang setiap hari keliling membawa gandum untuk dibagikan ke orang tidak mampu,” tegas Mas Eri.

Ia menyampaikan sekali lagi, selama menjabat sebagai wali kota, ia tidak akan membangun bangunan yang monumental sebelum warganya makmur dan tidak ada lagi yang mengalami kesusahan. Oleh karena itu, dia meminta bantuan kepada warga apabila ada tetangga atau saudaranya yang kesusahan bisa dilaporkan ke lurah atau camat.

“Jangan sampai ada lagi warga yang kekurangan, karena buat apa kalau kita membuat suatu bangunan yang monumental tapi masih ada rakyat, tetangga dan saudara kita yang kesusahan. Kalau sampai masih ada, berarti dosane kulo kaleh panjenengan gede,” tutupnya.

Baca Juga: Bagikan 2.550 Liter Minyak Goreng, Satpol PP dan Satlinmas Surabaya Peringati HUT

Sementara itu, Puput Anugrah mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota Eri Cahyadi, Baznas Surabaya serta seluruh jajarannya telah memberikan bantuan kursi roda kepada dirinya. Dengan bantuan kursi roda itu, anaknya Fardan Baihaqi yang mengalami cerebral palsy bisa beraktivitas ketika di rumah.

“Karena saya setiap harinya kan kerja, jadi Fardan sendiri di rumah, kalau nggak ada kursi roda dia hanya bisa rebahan di tempat tidur. Dengan kursi roda ini dia bisa bebas berjalan, karena kan setiap harinya dia saya gendong,” pungkas Puput.