Berita  

FIFA Mengizinkan Logo Surabaya dalam Piala Dunia U-17

suroboyo.id – Surabaya telah dipilih sebagai salah satu tuan rumah Piala Dunia U-17. Stadion Gelora Bung Tomo akan menjadi tempat utama untuk turnamen sepak bola bergengsi ini.

Kota Pahlawan akan menyambut para tamu dari berbagai negara mulai tanggal 10 November hingga 2 Desember mendatang. Sebagai tuan rumah, Pemerintah Kota Surabaya telah melakukan persiapan yang matang, termasuk peningkatan fasilitas di Stadion GBT, lapangan latihan, serta berbagai aspek lainnya untuk menyambut ajang bergengsi ini.

Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya, Wiwiek Widayati, menjelaskan bahwa persiapan meliputi perbaikan minor di beberapa area Stadion GBT. Ini mencakup pembaruan fasilitas toilet di tribun penonton, peningkatan akses jalan masuk, serta penyesuaian area parkir.

Yang menggembirakan, logo yang akan digunakan sebagai salah satu media promosi Piala Dunia U-17 di Kota Surabaya, kini telah disetujui oleh FIFA.

“Logo komposit sudah kami masukkan kepada FIFA melalui LoC (panitia lokal), mereka sudah approval, tidak ada masalah. Juga kami sampaikan, di semua material promosi kami juga sudah diletakkan logo komposit,” kata Wiwiek, dikutip Rabu, 4 Oktober 2023.

Logo komposit itu pun bakal disampaikan kepada Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah serta Perdagangan (Dinkopdag) Kota Surabaya. Tentu untuk diperbanyak melalui produk-produk UMKM lokal.

Sebab, kata Wiwiek, logo komposit tidak sama seperti maskot. Tetapi, penggunaannnya diserahkan ke Dinkopdag. Boleh diaplikasikan dalam bentuk apapun.

Wiwiek mengungkapkan, sebagai tuan rumah, Kota Surabaya juga akan memiliki maskot. Desain maskot di Kota Surabaya tidak sama seperti Bacuya yang digunakan oleh FIFA.

Saat ini, maskot tersebut sedang dalam proses desain dan akan segera disampaikan kepada Wali Kota Eri Cahyadi. Baru kemudian diusulkan ke FIFA melalui panitia lokal.

Baca Juga :   Satresnarkoba Polres Jombang Ringkus Tiga Residivis Kasus Narkoba

“Hari ini teman-teman sedang mencoba mendesain kembali maskotnya. Saya yakin lah, itu (maskot) sesuatu yang lokal wisdom sekali,” tandasnya.