China Berminat Melanjutkan Proyek Kereta Cepat dari Bandung ke Surabaya

suroboyo.id – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Panjaitan, mengungkapkan bahwa pemerintah China tertarik untuk mengerjakan dan melanjutkan proyek kereta cepat di Indonesia hingga mencapai Surabaya, Jawa Timur.

Luhut mengatakan bahwa Perdana Menteri China, Li Qiang, menyampaikan minat ini kepadanya saat keduanya menjajal Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) dari Stasiun Halim-Karawang PP pada hari Rabu (6/9). Mereka berangkat pukul 15.58 WIB dan kembali ke Stasiun Halim sekitar pukul 16.40 WIB.

“Kami banyak berdiskusi tentang proyek ini (KCJB) selama perjalanan kereta. Kualitasnya sangat tinggi. Seperti yang telah kami sampaikan berkali-kali, Presiden (Joko Widodo) mengarahkan untuk melakukan studi mengenai kereta cepat hingga Surabaya,” katanya di Stasiun Halim, Jakarta Timur, pada Rabu (6/9).

“Mereka (China) juga sangat antusias jika mereka dapat terlibat dalam proyek tersebut. Kami akan melihat lebih lanjut, terutama dalam hal teknologi. Namun, menurut pendapat saya, dengan pengalaman mereka yang telah membangun 41 ribu km jalur kereta cepat, ini perlu kami pertimbangkan,” tambah Luhut.

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, sebelumnya telah menyatakan bahwa proyek KCJB akan diteruskan hingga mencapai Surabaya.

Namun, kelanjutan proyek tersebut tidak akan dilakukan oleh pemerintahan Presiden Jokowi. Kelanjutan akan terealisasi pada periode pemerintahan selanjutnya.

Budi menyebut perpanjangan juga dilakukan setelah KCJB rampung sepenuhnya hingga Stasiun Tegalluar, Bandung.

“Iya tetap dilanjutkan (sampai Surabaya). Nanti akan sampai Surabaya untuk kabinet selanjutnya,” kata Budi di Lapangan Grha Sabha Pramana UGM Yogyakarta, dikutip dari Antara, Senin (31/7).