6 Tips Menjaga Kesehatan Baterai Laptop Asus Anda

6 Tips Menjaga Kesehatan Baterai Laptop Asus Anda

Baterai laptop adalah salah satu komponen penting yang menentukan performa dan mobilitas laptop. Namun, baterai laptop juga rentan mengalami penurunan kualitas dan kapasitas seiring dengan penggunaan dan waktu. Oleh karena itu, perawatan baterai laptop yang tepat sangat diperlukan agar baterai laptop tetap awet dan tahan lama.

Berikut adalah beberapa tips yang dapat Anda lakukan untuk menjaga kesehatan baterai laptop Anda:

1. Mengaktifkan mode penghemat baterai

Mode penghemat baterai atau battery saver adalah fitur yang dapat mengoptimalkan penggunaan daya laptop dengan menyesuaikan beberapa pengaturan seperti kecerahan layar, waktu sleep, dan aktivitas latar belakang. Mode ini dapat membantu mengurangi konsumsi daya laptop dan memperpanjang masa pakai baterai. Anda dapat mengaktifkan mode ini melalui Control Panel atau dengan mengklik ikon baterai pada taskbar di sisi kanan bawah layar.

2. Cabut periferal yang tidak digunakan

Periferal adalah perangkat tambahan yang dihubungkan ke laptop melalui port USB, Bluetooth, atau lainnya. Periferal seperti mouse, keyboard, speaker, flashdisk, printer, dan lainnya dapat menguras daya baterai laptop jika tidak dicabut saat tidak digunakan. Oleh karena itu, sebaiknya cabut periferal yang tidak diperlukan saat menggunakan laptop tanpa sambungan listrik.

3. Cas sebelum laptop mati

Mengisi daya baterai laptop sebelum kapasitasnya habis atau mencapai level kritis adalah cara yang baik untuk menjaga kesehatan baterai. Jika Anda sering membiarkan baterai laptop mati total sebelum mengisi daya, hal ini dapat menyebabkan kerusakan pada sel-sel baterai dan menurunkan kapasitasnya. Sebaiknya cas baterai laptop saat kapasitasnya mencapai 20-30% dan jangan menunggu sampai di bawah 10%.

4. Jauhkan laptop dari temperatur panas dan dingin yang ekstrim

Temperatur yang terlalu panas atau dingin dapat mempengaruhi kinerja dan kesehatan baterai laptop. Temperatur panas dapat menyebabkan overheating pada baterai dan komponen lainnya, sedangkan temperatur dingin dapat mengurangi daya output baterai. Oleh karena itu, hindari menggunakan atau menyimpan laptop di tempat yang terkena sinar matahari langsung, di dekat sumber panas, atau di dalam mobil yang terparkir di luar ruangan.

5. Jangan biarkan laptop mengecas terus menerus

Mengecas laptop terus menerus saat sudah mencapai 100% dapat menyebabkan overcharging pada baterai dan merusak sel-selnya. Hal ini juga dapat meningkatkan suhu pada laptop dan memperpendek umur baterainya. Oleh karena itu, sebaiknya lepaskan kabel charger dari laptop saat sudah penuh atau gunakan fitur pengaturan daya yang dapat membatasi pengisian daya maksimal pada level tertentu.

6. Menurunkan kecerahan layar

Layar adalah salah satu komponen yang paling banyak mengonsumsi daya pada laptop. Semakin tinggi kecerahan layar, semakin besar pula daya yang dibutuhkan. Oleh karena itu, menurunkan kecerahan layar dapat membantu menghemat daya baterai dan memperpanjang masa pakainya. Anda dapat menyesuaikan kecerahan layar melalui tombol shortcut pada keyboard atau melalui pengaturan display pada Windows.

Dengan melakukan tips-tips di atas, Anda dapat menjaga kesehatan baterai laptop Anda agar tetap optimal dan tahan lama. Selain itu, Anda juga dapat melakukan pengecekan kesehatan baterai secara berkala dengan menggunakan aplikasi khusus atau melalui Command Prompt pada Windows. Dengan begitu, Anda dapat mengetahui kondisi dan kapasitas baterai Anda secara akurat.

Review Lengkap Laptop Tipis untuk Pelajar Zenbook S13 OLED UM5302

Salah satu laptop tipis dengan kapasitas dan ketahanan baterai yang mumpuni ialah adalah Zenbook S13 OLED UM5302. Selain itu, laptop ini memiliki desain yang elegan, ringan, dan tipis, sehingga mudah dibawa kemana-mana. Selain itu, laptop ini juga memiliki spesifikasi yang mumpuni untuk menunjang kegiatan belajar maupun hiburan.

Berikut adalah review lengkap laptop Zenbook S13 OLED UM5302:

  1. Layar

Laptop ini memiliki layar berukuran 13,3 inci dengan resolusi Full HD (1920 x 1080 piksel). Layar ini menggunakan teknologi OLED yang memberikan warna yang lebih hidup, kontras yang lebih tinggi, dan sudut pandang yang lebih luas. Layar ini juga memiliki bezel yang sangat tipis, hanya 2,5 mm di sisi atas dan bawah, dan 3,5 mm di sisi kanan dan kiri. Hal ini membuat rasio layar terhadap bodi mencapai 97%, sehingga memberikan pengalaman visual yang lebih imersif.

  1. Performa

Laptop ini ditenagai oleh prosesor AMD Ryzen 7 5800U yang memiliki delapan inti dan 16 thread. Prosesor ini mampu berjalan dengan kecepatan hingga 4,4 GHz dan memiliki TDP 15 watt. Prosesor ini juga didukung oleh kartu grafis terintegrasi AMD Radeon Graphics yang mampu menjalankan game dan aplikasi grafis dengan lancar. Selain itu, laptop ini juga dilengkapi dengan RAM 16 GB DDR4 3200 MHz dan SSD 1 TB PCIe NVMe M.2 yang memberikan kinerja yang responsif dan cepat.

  1. Baterai

Laptop ini memiliki baterai berkapasitas 67 Wh yang diklaim mampu bertahan hingga 16 jam untuk penggunaan normal. Laptop ini juga mendukung fitur fast charging yang dapat mengisi daya hingga 60% dalam waktu 49 menit. Selain itu, laptop ini juga memiliki fitur USB-C Easy Charge yang memungkinkan pengguna mengisi daya menggunakan power bank atau adaptor USB-C lainnya.