Suroboyo.id – Pagi ini, Rabu 8 Desember 2021 bertempat di halaman kantor Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, Eri Cahyadi selaku Wali Kota Surabaya memberangkatkan mobil berisi bantuan bagi korban erupsi Semeru.

Selain bantuan berupa logistik untuk para korban, Pemkot juga mengirim kendaraan berat serta puluhan personil ke Kabupaten Lumajang.

Lebih rinci, Pemkot mengirimkan 15 jenis bantuan yang terdiri dari sembaki, obat-obatan, perlengkapan bayi, peralatan sholat, dan bantuan logistik lainnya.

Baca Juga: Turun 300 Persen, Pemkot Surabaya Wacanakan Nol Balita Stunting Dalam 3 Bulan

Dalam upcara pemberangkatan tersebut, Eri mengucap syukur kepada masyarakat Surabaya yang ikut peduli serta bergotong royong membantu korban bencana tersebut.

“Pada kesempatan yang berbahagia ini, berulang kali dan terus menerus warga Surabaya selalu memberikan gotong-royongnya. Menunjukkan tidak pernah lelah memberikan bantuan kepada saudara-saudarannya yang mengalami musibah. Dengan banyaknya kejadian-kejadian alam, warga Surabaya terus berjuang dan mempercayakan kepada Pemerintah Kota Surabaya untuk menyalurkan bantuannya” ucap Eri Cahyadi.

Wali Kota Surabaya tersebut juga berterima kasih kepada pengurus Bangga Surabaya Peduli yang seluruh anggota nya adalah mantan pensiunan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Surabaya. “Dan yang membuat saya sangat bangga lagi adalah Bangga Surabaya Peduli ini seluruh anggota nya adalah pensiunan ASN kota Surabaya, beliau adalah guru-guru saya, mentor-mentor saya yang hari ini berjuang untuk Pemerintahan Kota Surabaya melalui jalur kemanusiaan dan sosial” imbuhnya.

Baca Juga: Peringati Hari Jadi PDAM, Eri Cahyadi Minta Seluruh Wilayah Surabaya Tersedia Air Bersih

Pemberangkatan bantuan Bangga Surabaya Peduli ini merupakan yang kedua kalinya. Sebelumnya Pemkot Surabaya telah mengirimkan 60 personil dan beberapa kendaraan Pemkot termasuk 5 Mobil Pemadam Kebakaran (PMK). “Sebelumnya kita sudah mengirimkan 5 mobil PMK dan 2 mobil skylift 42 meter dan 20 meter, selain itu ada mobil untuk dapur umum dan 60 personil.” lanjut Eri Cahyadi.

Eri Cahyadi menegaskakn, bahwa sesama Kepala Daerah harus saling membantu untuk kepentingan bersama. “Ini yang selalu saya sebutkan bahwa kita sesama kepala daerah adalah saudara, bukan untuk bersaing tetapi terus berjibaku untuk kepentingan umat dan bersama” tutupnya.