Suroboyo.id – Apakah kamu adalah salah satu orang yang menyukai karya sastra? Jika iya, artikel ini sangat tepat untuk kamu simak.

Buku sastra adalah buku-buku yang berisi karya imajinatif dan bersifat subjektif. Berbeda dengan buku nonsastra yang berisi fakta ilmiah bersifat objektif, karya sastra akan mengantarkan Anda pada kebebasan imajinasi. Jika Anda gemar membaca, pastikan buku sastra Indonesia ada dalam koleksi Anda.

Buku sastra Indonesia sendiri sangat beragam jenisnya, sebut saja puisi, naskah drama, cerpen, hingga novel. Hingga saat ini, puisi dan novel masih menjadi buku sastra Indonesia yang populer.

Baca juga: Resensi Buku Tuhan Maha Asyik Karya Sujiwo Tejo dan Dr MN Kamba

Harus diakui, sastrawan Indonesia sangatlah kreatif dalam memainkan kata dan menguras emosi pembaca sehingga Anda bisa larut dalam karyanya.

Dengan membaca buku sastra, Anda juga bisa lebih mengenal budaya Indonesia, khususnya bahasa Indonesia. Membaca karya sastra akan membuat Anda menyadari betapa kayanya perbendaharaan kata atau diksi bahasa Indonesia.

Anda juga bisa memahami perkembangan sastra Indonesia melalui buku-buku sastra Indonesia. Sekali jatuh cinta dengan sastra, Anda akan sulit untuk melepaskannya!

Rekomendasi Buku Sastra Terbaik Sepanjang Masa

 1. Dilan: Dia Adalah Dilanku Tahun 1990

Rekomendasi novel sastra Indonesia yang pertama, yaitu novel berjudul Dilan: Dia Adalah Dilanku Tahun 1990, karya dari penulis ternama yaitu Pidi Baiq.

Novel ini menceritakan tentang kisah cinta para remaja di era tahun 90-an, dengan tokoh utama Dilan dan Milea. Novel ini dikemas dengan cerita yang sangat menarik an menyentuh hati para pembacanya.

2. Bumi Manusia

Novel sastra Indonesia berjudul Bumi Manusia, adalah salah satu novel terlaris di Indonesia, yang ditulis oleh Pramoedya Ananta Toer.

Awalnya buku ini sempat dilarang beredar di tahun 1981, tetapi akhirnya novel ini menjadi populer, hingga diadaptasi menjadi film layar lebar.

Novel berjudul Bumi Manusia, menceritakan tentang kisah Minke yang merupakan seorang pemuda, yang memiliki banyak pengetahuan, cerdas dan membela bangsanya di tengah masa kolonial Belanda.

Baca juga: Review The Secret: Buku Best Seller Karya Rhonda Byrne

3. Aku Ini Binatang Jalang

Chairil Anwar adalah seorang penyair atau sastrawan yang karyanya sangat terkenal, sebagai pengkritis negara yang dikemas dalam bentuk puisi.

Salah satu novel sastra karyanya yang terkenal adalah novel berjudul Aku Ini Binatang Jalang. Dalam novel ini, Beliau menuliskan surat-surat untuk sahabatnya.

4. Semiotika: Teori, Metode dan Penerapannya dalam Penelitian Sastra

Rekomendasi buku sastra ketiga ini jangan sampai tidak masuk ke dalam daftar buku bacaan, ya. Buku referensi ini cocok untuk kamu yang menyukai bahasan tentang semiotika.

Kamu dapat mempelajari bagaimana semiotika diterapkan dalam penelitian sastra. Mahasiswa wajib punya nih.

Buku ini ditulis oleh trio penulis yakni Jafar Lantowa, Nila Mega Marahayu, dan Muh. Khairussibyan. Di dalam buku terdapat beberapa bab.

Membahas tentang semiotika sastra, semiotika Michael Riffaterre, semiotika Roland Barthes, hingga semiotika Yuri Lotman.

Buku ini memudahkanmu untuk memahami makna karya sastra melalui teori dan metode ilmiah. Sehingga dalam pemaknaan sastra juah dari subjektivitas.

Baca juga: Review Buku Sebuah Seni untuk Bersikap Bodo Amat Karya Mark Manson

5. Sastra Lisan Bumi Silampari

Sastra tidak hanya terbatas sastra tulis. Bahkan keberadaan sastra lisan lebih dulu ada sebelum berkembangnya sastra tulis. Nah, buku ini membahas tentang sastra lisan Bumi Silampari. Mulai dari teori, metode, hingga penerapannya.

Buku ini tersusun dari 7 bab. Di bagian awal, kamu akan disuguhkan informasi perihal sastra, bahasa sastra, karakteristik bahasa sastra, sastra lisan, sampai perbedaan sastra lisan dengan folklor.

Di bab-bab selanjutnya buku ini mengulas tentang pengertian sastra lisan, bentuk-bentuk sastra lisan, dan jenis-jenis sastra lisan. Selain itu masih banyak lagi bab-bab menarik di dalam buku ini.

Buku karya Juwita ini juga mengulas tentang metode penelitian sastra lisan. Harapan, mahasiswa yang membaca buku ini membeli bekal untuk melakukan penelitian sastra lisan.

Jadi, buku referensi ini sangat direkomendasikan khususnya untuk mahasiswa maupun dosen yang  hendak meneliti topik terkini.