Suroboyo.id – Bertempat di halaman Taman Surya Kamis 18 November 2021, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi gelar apel Kesiapan Pelaksanaan Program Perintisan dan rilis program Kawasan Lingkungan Masyarakat Sadar Administrasi Kependudukan (kalimasada).

Kegiatan yang diikuti oleh perwakilan Kecamatan seluruh wilayah Kota Surabaya ini berlangsung secara kondusif dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Dalam sambutanya, Wali Kota memberikan ucapan terima kasih serta dukungan yang diberikan serta memaparkan bahwa kekuatan Kota Surabaya adalah Gotong Royong.

Baca Juga: Bersama Kader PKK, Pemkot Surabaya Berkomitmen Cagah Stunting dan Kematian Ibu

“Pemerintah tidak akan pernah bisa hadir sendiri, kekuatan kita di Surabaya adalah kekuatan gotong royong masyarakatnya. Karena sejatinya, Pemimpin yang baik adalah pemimpin yang dekat dengan masyarakatnya seperti RT, RW serta LPMK,” ucap Eri.

Wali Kota berharap dengan adanya program Kalimasada ini dapat mempermudah kepengurusan berkas baik KTP, Akte Kelahiran, Akte Kematian, hingga berkas lainnya dapat diselesaikan di tingkat RT.

“Kalo KTP kan harus ada fotonya jadi masih harus ke Dispendukcapil, tapi untuk pengurusan lainnya cukup melalui RT sehingga ada kebersamaan, kekompakan dan gotong royong antar warga satu RT,” imbuhnya.

Pemerintah juga berharap dengan sistem administrasi yang dapat diselesaikan di tingkat RT, kedepan Pemkot Surabaya dapat lebih berfokus menyelesaikan isu lain seperti kemiskinan dan anak putus sekolah.

Baca Juga: Presiden Agendakan Penanaman Mangrove hingga Pantau Vaksinasi dalam Kunjungan di Kalimantan Utara

Dilansir dari laman Surabaya.go.id Mahfud Zakaria selaku Ketua RT 08 RW 08 Tampak Pring Barat, kecamatan Asemworo menyebut bahwa dengan adanya program ini akan sangat membantu masyarakat dalam kepengurusan administrasi.

“Selama ini kan sebagai ketua RT, kita selalu terbentur di pendaftaran akun mandiri melalui klampid. Namun dengan Kalimasada ini, cukup satu akun RT itu bisa mengajukan permohonan akte kelahiran hingga 100 lebih selama satu bulan. Sehingga para lansia yang selama ini tidak punya akte kelahiran menjadi sangat terbantu” ucap  Zakaria.