Kawasan Waduk Gajah Mungkur Diperindah, Rencana untuk Jalur Pejalan Kaki Melayang

suroboyo.id – Kementerian PUPR saat ini tengah menjalankan proyek pempercantikan kawasan Waduk Gajah Mungkur yang terletak di Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah.

Dengan luas genangan air yang mencapai lebih dari 8.800 hektar, Waduk Gajah Mungkur merupakan salah satu waduk terbesar di Indonesia.

Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR, Diana Kusumastuti, menjelaskan bahwa tujuan dari proyek pempercantikan ini adalah untuk meningkatkan fungsi pariwisata di Waduk Gajah Mungkur.

Waduk ini memiliki potensi alam yang luar biasa dan berpotensi untuk dijadikan sebagai destinasi wisata yang menarik (lake view eco-tourism town).

Diana menjelaskan, “Dengan pempercantikan kawasan yang dilakukan oleh Kementerian PUPR, kita berharap akan memberikan dampak positif yang besar bagi masyarakat Kabupaten Wonogiri.

Ini termasuk pemberdayaan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, dan juga akan menjadi kebanggaan bagi daerah ini.” Selain itu, dalam proyek ini juga direncanakan akan ada jalur pejalan kaki yang berjalan melintasi waduk, memberikan pengalaman berjalan di atas air yang menarik bagi para pengunjung.

Skenario pengembangan Kawasan Waduk Gajah Mungkur terbagi menjadi 3 zona. Untuk Zona 1 seluas 10 hektar merupakan kawasan wisata Waduk Gajah Mungkur, dan pusat rekreasi anak dan remaja.

Lalu, Zona 2 seluas 75 hektar merupakan area perluasan kawasan wisata Waduk Gajah Mungkur dan Lakefront Tourism. Terakhir, Zona 3 seluas 162 hektar merupakan area pengembangan Bukit Joglo & Watu Cenik Adventure & View.

Menurut Diana, penataan kawasan Waduk Gajah Mungkur Zona 1 telah dilaksanakan sejak September 2022 dan ditargetkan selesai pada Desember 2023.

“Saat ini progres fisiknya telah mencapai 62,9%, dengan jumlah anggaran yang dialokasikan bersumber dari APBN sebesar Rp 22,8 miliar,” jelasnya.

Ada pun lingkup pekerjaannya meliputi sub zona teras pantai dan promenade, main road, sub zona gerbang, sub zona plaza entrance, sub zona tematik garden, serta pembangunan Elevated Scenic Walk (ESW).

“ESW ini adalah promenade (jalur pejalan kaki) layang sekaligus viewing deck bagi pengunjung pejalan kaki dengan menerapkan prinsip Universal Access untuk menikmati keindahan Waduk Gajah Mungkur yang diharapkan dapat menjadi ikon barunya,” kata Diana.

Setelah konstruksi penataan kawasan rampung, Waduk Gajah Mungkur akan diresmikan pada Desember 2023 dan dikelola oleh Pemkab Wonogiri.