Sepak terjang Honda dalam menghadirkan kendaraan yang memikat berbagai kalangan sudah lama terbukti. Salah satu tonggak keberhasilannya di Tanah Air adalah ketika PT Astra Honda Motor (AHM) merilis Honda Absolute Revo 110. Mengambil tempat di FX Lifestyle Center, Sudirman, Jakarta Pusat pada 30 Januari beberapa waktu silam, acara peluncuran ini dihadiri langsung oleh jajaran petinggi AHM, termasuk President Director Miki Yamamoto dan Executive Vice President Director Siswanto Prawiroatmodjo. Lahirnya generasi terbaru Revo ini sebetulnya adalah jawaban pasti atas tingginya antusiasme pasar sejak kemunculan perdananya pada tahun 2007 yang langsung mencetak angka penjualan fantastis. Menariknya, motor bebek ini tak hanya disukai satu kelompok saja, melainkan digemari oleh segmen yang sangat luas, mulai dari anak muda, kaum pekerja keras, hingga para eksekutif kantoran.
Desain Ramping dengan Fitur Cerdas
Sebagai penguasa kelas bebek di bawah 125 cc, Absolute Revo dibekali mesin baru berkapasitas 110 cc yang menawarkan performa tangguh sekaligus irit bahan bakar. Desainnya dirancang lebih ramping dan trendi melalui konsep smart stylish cub. Ada tiga pilar utama yang menjadi nilai jualnya di sini. Pertama adalah smart styling yang menyuguhkan tampilan modern. Kedua, smart performance untuk memastikan efisiensi mesin yang maksimal. Ketiga, smart convenient yang memadukan keandalan mesin dengan kenyamanan ekstra bagi pengendaranya. Berbagai detail fungsional turut disematkan, seperti desain lampu depan dengan multi-reflector, lensa bening, panel sakelar ergonomis, hingga lubang kunci berlapis fosfor yang menyala di tempat gelap. Knalpot ovalnya pun semakin menambah kesan gagah. Untuk memikat pasar kaum muda, Honda kala itu secara khusus menggandeng grup band Nidji sebagai duta produk dan menggelar sesi uji berkendara di Parkir Timur Senayan. Motor ini ditawarkan dalam tiga varian dengan banderol harga di kisaran Rp 11 juta hingga 13 juta, membuktikan komitmen Honda dalam menyediakan alat transportasi andal bagi masyarakat luas.
Kebangkitan Sang Legenda Roda Empat
Komitmen inovasi pabrikan asal Jepang ini ternyata terus berlanjut dan berevolusi hingga ke lini roda empat global modern. Melompat jauh dari hiruk-pikuk motor komuter harian, Honda membuat kejutan emosional dengan membangkitkan kembali nama legendaris, Honda Prelude, untuk model tahun 2026. Mobil coupe berkonfigurasi 2+2 yang terakhir kali mengaspal pada tahun 2001 ini akhirnya kembali menyapa publik dalam wujud generasi keenam. Melalui uji kemudi perdana yang dilakukan di pesisir Oceanside, California, terlihat sangat jelas apa saja ubahan radikal yang dibawa serta bagaimana DNA asli mobil ini tetap dipertahankan.
Estetika Radikal dan Jantung Hibrida
Secara visual, wujud Prelude terbaru ini sangat berbeda dari para pendahulunya, seolah mendobrak pakem desain konservatif yang belakangan ini kerap diadopsi oleh jajaran mobil Honda di era 2020-an. Fasia depannya tampil sangat tajam dan agresif, berpadu apik dengan siluet bodi samping yang mengalir luwes. Sentuhan bilah lampu yang melintang di bawah pintu bagasi belakang bahkan memancarkan sedikit aura khas mobil sport Eropa seperti Porsche. Namun, di balik kulit menawannya itu, sasis ini sepenuhnya adalah sebuah Honda murni yang meminjam banyak komponen dari keluarga Civic. Jantung pacunya memanfaatkan teknologi hibrida terbaru, yakni mesin empat silinder berkapasitas 2.0 liter yang dipadukan dengan dua motor listrik. Uniknya, alih-alih memakai transmisi otomatis atau manual konvensional, Prelude menggunakan sistem penggerak langsung (direct drive) yang menyimpan sebuah rahasia menarik bagi pengemudi.
Sensasi Berkendara Buas nan Presisi
Walau tidak dibekali girboks tradisional, Prelude 2026 memiliki fitur mode S+ Shift yang sangat inovatif. Saat pengemudi melibas jalanan ngarai yang berkelok-kelok, sistem pintar ini akan menyimulasikan sensasi perpindahan gigi. Mobil seakan-akan melakukan penurunan gigi tiruan secara otomatis untuk menjaga traksi dan putaran mesin, meski pengemudi tetap memegang kendali penuh melalui paddle shifter di balik setir jika ingin mengatur ritmenya sendiri. Lebih dari sekadar urusan mesin, Prelude juga mewarisi perangkat keras kelas atas dari hot hatch Civic Type R. Kemudi dual-pinion, rem Brembo empat piston, hingga peredam kejut adaptif semuanya telah dikalibrasi ulang khusus untuk sasis coupe ini. Hasilnya adalah tingkat cengkeraman ban yang luar biasa dan pengendalian presisi. Semburan tenaga sebesar 200 daya kuda sebenarnya sudah lebih dari cukup untuk ukuran mobil ini. Akan tetapi, pesona sesungguhnya justru terletak pada sistem hibridanya yang sanggup memproduksi torsi melimpah hingga lebih dari 230 lb-ft, memberikan dorongan akselerasi instan yang benar-benar membedakan karakternya di jalanan.