Suroboyo.id –  Berikut ini adalah 5 mindset atau pola pikir positif yang dapat kamu terapkan dalam keseharian agar hidup menjadi lebih tenang dan bahagia.

Mindset merupakan sesuatu hal yang sangat penting dalam aspek kehidupan sehari-hari. Karena mindset yang akan memberikan banyak pengaruh terhadap pola hidup sehat dan tidak sehat.

Dengan mindset yang tepat, kamu dapat mengurangi tingkat stres, dapat meningkatkan jumlah emosi positif yang kamu rasakan, dan merasa lebih puas terhadap diri sendiri dan juga kehidupan.

Baca juga: Tanda Seseorang Masih Memiliki Luka Batin yang Belum Selesai, Kamu Termasuk?

Dan berikut ini 5 mindset positif yang dapat kamu terapkan dalam keseharian agar hidup menjadi lebih tenang dan bahagia.

1. Tanamkan Rasa Syukur Atas Apa yang Kamu Miliki

Efek samping yang disayangkan pada cara kerja otak kita adalah bahwa kita tertarik untuk lebih fokus pada hal negatif daripada dengan hal yang positif.

Hal ini memang diperlukan untuk kelangsungan hidup kita, namun terlalu fokus pada hal negatif dapat mempengaruhi pengalaman hidup dan suasana hati.

Untungnya, mindset itu seperti kebiasaan dan kita dapat mengubahnya secara bertahap.

Jadi pastikan bahwa kamu memberi banyak perhatian kepada semua hal positif yang terjadi dalam hidup.

2. Mengadopsi Pola Pikir Berkembang

Dalam bukunya yang berjudul Mindset, seorang psikolog bernama Carol Dweck berbicara tentang mindset  tetap dan mindset berkembang.

Orang dengan mindset tetap percaya bahwa ciri-ciri kepribadian seperti kecerdasan adalah tetap. Mereka cenderung berpikir bahwa pandai dalam sesuatu atau tidak itu adalah karena bawaan lahir.

Namun, orang dengan mindset berkembang, mereka percaya bahwa kecerdasan seseorang disapat karena adanya pembelajaran dan melakukannya dengan kerja keras.

Seseorang dengan mindset tetap umumnya akan merasa lebih bahagia dan lebih tenang karena mereka fokus pada hal-hal yang dapat mereka kendalikan.

3. Prioritaskan Koneksi daripada Validasi

Ketakutan akan apa yang orang lain pikirkan tentang kita adalah kekhawatiran dan stres yang umum.

Pada saat kita merasakan ketakutan itu, kita cenderung akan menyembunyikan atau menyesuaikan bagian dari diri kita sendiri sehingga menjadi seperti yang mereka inginkan sehingga kita bisa mendapatkan validasi dari mereka.

Akan tetapi, hal itu harus segera dihentikan dengan cara melakukan percakapan dan interaksi yang memprioritaskan koneksi daripada mencari validasi.

Ketika kita melakukan ini, kita kurang fokus pada apakah orang itu menyukai kita atau tidak dan lebih fokus untuk benar-benar mengenal mereka.

Baca juga: 5 Cara Efektif Program Ulang Pikiran Bawah Sadar: Buang Mental Block dan Berdamai dengan Diri Sendiri

4. Asumsikan yang Terbaik

Karena beberapa hal negatif seperti yang disebutkan di atas, kita cenderung melompat pada asumsi negatif tentang orang lain yang dapat menyebabkan segala kesalahpahaman dan konflik yang tidak perlu.

Bermurah hati dengan asumsi kamu tentang orang lain, sampai mereka menunjukkan perilaku terbaik mereka dalam kata-kata, niat, dan juga tindakan.

5. Percaya pada Pilihan Diri Sendiri

Dengan adanya media sosial semakin memudahkan orang untuk jatuh dalam perangkap perbandingan.

Seharusnya kita tidak perlu peduli bagaimana orang lain menjalani hidup mereka. Karena yang terpenting adalah apakah kita sudah menjalani hidup dengan pilihan diri sendiri yang sesuai dengan nilai, tujuan  dan prioritas.

Sehingga tidak perlu lagi mengikuti gaya orang lain dan cukup dengan pilihan diri sendiri saja.

Itulah beberapa mindset sederhana yang bisa kita ingat ketika merasa sedang tidak baik-baik saja. Dan semoga penjelasan di atas dapat berdampak baik bagi diri kita.