Profesi Seseorang Berdasarkan Lokasi Nonton Euro 2016

Foto: Pixabay.

Kali ini saya akan mencoba berbagi obervasi sepak bola euro 2016 saya yang mungkin terasa janggal. Tapi tetap saya niatkan menulisnya. Kenopo, Rek? Yang pertama karena saya hanya pengamat sepakbola amatir, ingat “amatir” bukan “rentenir”.

Yang kedua, karena saya iri pada teman saya yang rela jomblo demi tiap hari mengulas sepak bola di salah satu media online. Dan yang ketiga pastinya ini lebih seru daripada mengulas film Uttaran yang menurut ibu saya lagi happening banget dan pastinya remote TV saya hilang saat film tersebut berlangsung.

Oke mari kita klasifikasikan profesi seseorang berdasarkan lokasi mereka nonton Euro 2016 berrrikut ini!

Lokasi: Di TV Rumah yang Lengkap dengan Home Theater

  1. Profesi: Manajer Perusahaan Katok Kolor

Cirinya bisa dilihat. Seorang manager itu aktifitasnya berangkat pagi pulang malam hingga waktu nontonnya banyak di rumah. Finansialnya lebih dari cukup makanya ia mampu beli home theater.

Lha terus hubungannya dengan katok kolor apa?

Tenang sik, Rek. Karena dedikasi dan loyalitas pada produk perusahaanya, pastinya orang ini tetap menerapkan quality control pada tiap kolornya tanpa ada perasaan malu. Dan nilai plusnya, mereka lebih bebas mencak-mencak karo salto-salto kalau memang ada gol yang tercipta.

2. Profesi: Pembantu Rumah Tangga

Kalo ini bisa dipahami saat juragan lagi keluar dan hanya menyediakan tape compo merek Yong Ma di kamarnya. Ya, jadinya seperti ini. Sangat disayangkan sekali apabila Euro 2016 kali ini hanya bisa didengar.

Ikupun nek gak mbrebet suara radione gara-gara antene pating mecotot gak jelas.

Lokasi: Café-Café Tertentu Atau di Mall

Profesi: Sales Kartu kredit dan Sales Mobil

Mungkin pertanyannya, kenapa harus profesi sales kartu kredit dan sales mobil? Kenapa sales lainnya tidak ikut serta? Ini disebabkan karena prinsip ekonomi demand and supply. Mosok awakmu kate dodolan panci nang café pas delok bal-balan? Kan gak matching!

Orang yang nobar di cafe kan punya gengsi tersendiri saat bayarnya pake kartu kredit. Apalagi pas nobarnya ngajak pacarnya atau selingkuhannya #eh.

Lalu sales mobil bisa memberikan nilai tawar tersendiri kepada orang yang nobar karena pulangnya bisa test drive langsung dengan calon pembeli. Lagian, teman-teman yang nobar kalo tanya “Numpak opo mau mrene?” bisa dengan PeDe menjawab “Nggowo mobil, Jon”. Opo gak yess raimu.

Lokasi: Streaming Internet di Laptop

Profesi: Programmer IT

Programmer IT kadang lebih melihat semuanya harus berbau teknologi dan laptop lebih banyak diperhatikan daripada pacarnya sendiri (nek duwe !!!). Maka dari itu mereka yang mempunyai profesi tersebut lebih bangga apabila melihat dari laptop mereka secara streaming.

Hal itu bisa dijadikan bahan kesombongan juga saat mereka bisa berkata ke teman-temanya “Internetku buanter cok, aku ae lho delok bal-balan lewat laptop gak nyandet-nyandet”.

Padahal mereka streaming-nya di wifi.id dan berteman dengan nyamuk.

Lokasi: Warung Kopi Pinggir Jalan

Profesi: Tumpek Blek

Nah inilah kerennya sebuah warung kopi di pinggir jalan. Semua orang dari semua profesi bisa berada di tempat ini. Mulai dari tukang becak, mahasiswa yang identik dengan mie goreng sampek pengangguran sekalipun semuanya tumpek blek.

Fokusnya juga bisa kemana-mana, tidak hanya tayangan Euro 2016 itu sendiri meski tatapan mata tertuju pada TV yang kadang jarak pandanganya kurang adil. TV sak ipret deloke tekan 7 meter.

Mereka yang sambil berbicara bisa jadi mereka sales kacamata, sales TV, sales tissue yang melihat peluang bagi mereka yang timnya kalah dan masih banyak lagi. Lalu mereka yang khusyuk nonton bisa jadi mereka berprofesi sebagai wartawan olahraga seperti teman saya.

Bisa juga penjaga warung yang sambil ngudek kopi bisa melihat TV atau malah pengangguran yang meski tatapan ke TV tapi terlihat kosong, masih mikir cicilan lemari dan mencari cara pulang ke rumah bawa duit atau kalo tidak ia tidak dibukakan daster #eh. Tidak dibukakan pintu oleh istrinya.

Ya itulah berbagai observasi saya mengenai hubungan profesi seseorang dan lokasi mereka melihat ajang sepakbola Euro 2016 kali ini.

Mungkin ada yang masuk akal walau banyak yang tidak penting. Tapi percayalah, ini lebih menghibur daripada film Uttaran selagi saya mencari remote TV saya. Salam olahraga! Ahaiii!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here