Ajinoya Japanese Food: Sajian Negeri Sakura, Harga Kaki Lima

Kuliner Surabaya – Pertama-tama aku mau ngucapin Selamat Hari Idul Adha bagi yang merayakannya ya. Pada masak apa nih di rumah? Kurban sapi atau kambing? Jangan-jangan kamu kurban perasaan ya? Ojok sampe, Rek.

Beberapa minggu sebelum kurban pasti wes kerasa ya aroma kambing dan sapi dimana-mana. Tetiba, banyak suara hewan ternak ini di pinggir jalan. Para sapi dan kambing sudah berjejer rapi di kandang siap dipinang untuk dikurban.

Lambang Ajinoya. Foto: Adrea Kristatiani.
Lambang Ajinoya. Foto: Adrea Kristatiani.

Dan pastinya seminggu ke depan setelah kurban, siap-siap eneg sama panganan daging di rumah, rending, sate, dll. Kalo wes mblenger bisa dicoba variasi makanan lain.

Di Jl Raya Dukuh Kupang ada restoran baru, patut untuk dicoba, terutama bagi mereka seng seneng panganan Jepang. Restoran yang dinamai Ajinoya ini menyajikan berbagai makanan ala Jepang dengan harga kaki lima. Mulai dari takoyaki, gyoza, soba, udon, ramen, wuakeh pokoke.

Di sini aku nyobak yang namanya soba, soalnya kalo ramen lak wes mainstream. Apa sih rek soba itu? Kalo bisa dibilang sih ini semacam mie goreng, tapi yo bedo rek mbek mie dugdug seng lewat nang omahmu.

Soba di sini disajikan dengan mie tipis dan kecil-kecil, jamur, nori, potongan daging sapi, daging ayam, atau salmon, daun bawang, dan telur mata sapi setengah matang. Nah, karena wes bosen sama daging sapi, aku nyoba yang lainnya, yaitu Tokyo Salmon Soba.

Saat pesanannya datang, hatiku wes dag dig dug der karena penasaran. Tokyo Salmon Soba disajikan di atas mangkuk, mie sobanya tersembunyi di balik taburan jamur, nori, duan bawang dan salmon.

Pada gigitan pertama, mienya terasa lembut, manis, dan gurih bercampur syahdu di mulut. Setelah itu penasaran sama salmon yang sedari tadi sudah leyeh-leyeh di atas soba. Salmonnya sudah dibakar tipis-tipis dengan lumuran saus, pas, wenak dan gak amis tentunya.

Satu kata, sedap sekali. Soba dengan paduan salmon, telor mata sapi, dan bahan-bahan lainnya membuat hati dan perut bersuka cita.

Salmon soba. Foto: Adrea Kristatiani
Salmon soba. Foto: Adrea Kristatiani

Selain Tokyo Salmon Soba, aku juga ngincipin Tori Katsu Curry. Kalo kalian wes familiar sama anime-anime Jepang, macem Crayon Shincan. Kalian pasti tau kare ini.

Beda sama kare ayam Indonesia, kare ayam Jepang memiliki kuah yang lebih kental dan rasa yang kuat. Selain itu isiannya juga beda, ada worte, kentang, dan daging (sapi atau ayam). Nah kalo disini aku pesennya yang ayam.

Curry tori. Foto: Adrea Kristatiani.
Curry tori. Foto: Adrea Kristatiani.

Tori Katsu Curry, sesuai judul makanannya, kari Jepang ini digandengkan bersamaan dengan katsu ayam atau ayam tepung. Yang paling pertama tka perhatikan itu Tori Katsu Curry porsine banyak.

Apalagi potongan chicken katsu yg menantang dilumuri saus kari jejer sama nasi putih.

Ayamnya enak, kematangannya pas, krispi di luar dan lembut di dalam. Apalagi saus karinya, nampol!

Gyoza. Foto: Adrea Kristatiani.
Gyoza. Foto: Adrea Kristatiani.

Untuk penutup, aku pesen gyoza. Lek wes familiar sama dimsum, mandu, atau paling mentok pangsit wes, gyoza serumpun sama mereka. Isinya gyoza ini bisa macem-macem, pokoke daging, pokoke seng enak-enak.

Nah, kalo di Ajinoya, gyoza yang disajikan isinya pake udang. Selain itu, yang mencuri hatiku lagi adalah gyoza disini dipanggang, tidak digoreng. Jadi, gyoza panggang isi udang ini dilumuri dengan saus gurih serta taburan nori atau rumput laut kering.

Sekali hap, gyoza iki koyok joget-joget bareng lidahku (hiperbola banget yo?).

Pokoke keluar dari restoran ini dijamin bahagia! Pokoke semuanya pas, pas di mulut, pas di perut, dan yang paling penting pas di dompet. Moodbooster banget! Domo arigatou gozaimasu, Ajinoya.

Ajinoya Japanese Street Food

Jl Raya Dukuh Kupang no. 125

Jam buka 14.00 – 10.00 WIB (last order 21.30 WIB)

Hari Senin Tutup

Instagram @ajinoya.sub

Tokyo Salmon Soba – Rp 29.000

Gyoza – Rp 16.000

Tori Katsu Curry – Rp 24.000

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here